Maya yang ngambek, Ibu laili yang penyabar :)
30 Jan 2012 Leave a Comment
in Curhat
Menunggu praktikan yg telatnya 2 jam lebih rasanya >.< tp untunglah di dalam tas ada buku Indonesia mengajar yang belum selesai saya baca ^_^
Sambil menunggu saya membaca kisah yang diberi judul Maya ngambek lagi, untuk kisah lengkanya bisa dibaca di blog indonesia mengajar
Singkat cerita ada seorang siswi bernama Maya, pada hari itu maya mengambek tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan oleh ibu laili. Yah maya, maya maya si cilik itu sering sekali membuat ibu laili mengerahkan tenaga ekstra dan banyak laporan menganai si maya
“Bu, Maya pusing katanya.
“Bu, saya nggak bisa duduk Bu, ini Maya tidur di kursi saya Bu.”
“Bu, Maya nggak mau nulis Bu.”
“Bu, Maya nggak nulis Bu. Itu tadi dituliskan sama Jihan.”
Bila membaca cuplikan dialog diatas, pastilah banyak yg berfikir kalau Maya adalah anak yang pemalas atau Maya si pembuat ribut dikelas. Tapi setelah membaca hingga akhir saya sadar maya bukanlah anak yang malas, dan sebenarnya tidak ada anak yang malas. Maya bukanlah anak yang bodoh, karena sejatinya tidak ada anak yg terlahir bodoh dan maya bukanlah anak nakal yang suka mmebuat ribut dikelas, karena setiap anak terlahir dengan keceriaan dan kelucuannya.
Maya adalah anak yang memerlukan perhatian ekstra dalam belajar. Karena tidak semua anak memiliki kemampuan yg sama untuk menyerap pelajaran. Maya hanya ingin seperti temannya, cepat dalam menulis karena setiap individu ingin bersama dengan teman2nya dan tidak ada yg ingin ditinggal. Berikut bagian cerita yg saya suka ^_^
“Maya marah ya karena Enceng bilang ke Ibu kalau itu tadi bukan tulisan Maya?”
Maya mengangguk.
Aku mencoba berempati, “Kalau jadi Maya, Ibu juga sebel kalau dibegitukan. Penginnya Enceng nggak usah bilang ke Ibu ya?”
Maya mengangguk lagi. Ia membuka wajahnya yang masih berurai air mata. Maya menegakkan kepalanya. Kusentuh pundak Maya dengan tangan kiriku. Kupandang ia dengan entah perasaan apa, antara ikut sedih bercampur kasihan dan empati (oh batas kasihan dan empati sangat tipis).





Recent Comments